SATGAS Operasi Damai Cartenz mengungkap identitas 6 Jenazah korban pembantaian KKB Teroris kelompok Egianus Kogoya di Kali I Distrik Seredela Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa sadis itu:
1. Dua di Antaranya Dibakar dan Lainnya Membusuk
Kasatgas Humas Damai Cartenz 2023 AKBP Bayu Suseno menagtakan, dua korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar dan beberapa jenazah lainnya sudah membusuk. Diduga kedua korban dibakar hidup-hidup.
"Keenam jenazah ini dalam keadaan mengenaskan karena sudah busuk dan ada yang kondisinya dibakar oleh KKB yaitu Akmal dan Andika," jelas Bayu.
2. Menggali Keterangan Saksi
Dua korban pembunuhan KKB yang belum diketahui secara lengkap identitasnya bernama Rangga dan Ibrahim.
"Untuk Rangga dan Ibrahim belum diketahui warga mana, karena saksi-saksi hanya mengetahui nama panggilan sehari-hari dan di TKP tidak ditemukan adanya identitas," ujar Bayu.
3. Dimakamkan
Bayu menambahkan bahwa setelah proses identifikasi selesai, keenam jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Betul, setelah kita dapat mengidentifikasi para korban, keenam jenazah kita serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Dan jam 6 sore (Jumat, 27 Oktober 2023) sudah langsung dimakamkan di TPU Kilometer 6 Dekai Yahukimo," tambah Bayu.
4. Kejar Pelaku
Pihak kepolisian dan TNI lanjut Bayu akan menindak tegas para pelakunya yang telah melakukan pembantaian terhadap warga.
"Kami bersama TNI akan tindak tegas. kami akan lakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap KKB," tegas Bayu.
5. Identitas Korban Pembantaian KKB
Berikut identitas para korban yang berhasil diidentifikasi yaitu:
1. Oktavianus Lenteng alias Boplang, 25 tahun, suku Palopo, alamat Kec. Riung Barat Prov. Nusa Tenggara Timur
2. Marselinus Luik, 34 Tahun, alamat Netenaen Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur
3. Akmal, 23 tahun, Pinrang, alamat. Kel. Sirang Kec. Lansirang Kab.Pinrang Prov. Sulawesi Selatan
4. Andika, 27 tahun, Alamat: Kel. Lambai Kec. Lambai Kab. Kolaka Utara Prov. Sulawesi Tenggara
5. Ibrahim
6. Rangga
(Angkasa Yudhistira)