4 Fakta Mossad, Intelijen Israel yang Kebobolan dengan Serangan Hamas

Rina Anggraeni, Jurnalis
Rabu 01 November 2023 13:56 WIB
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA- Deretan fakta Mossad, intelijen Israel yang kebobolan dengan serangan hamas pada 7 Oktober lalu. Seperti diketahui Mossad adalah agen spionase terbesar kedua di dunia Barat setelah CIA.

Hal itu membuat orang yang terpilih menjadi pimpinan Mossad menjadi sangat berkuasa. Adapun pemilihan kepala Mossad yang baru merupakan rahasia yang diketahui oleh segelintir orang di kantor Perdana Menteri Israel, lembaga tersebut, dan Komite Penasihat Pegawai Negeri Sipil yang anggotanya menyetujui jabatan PM tersebut.

Sebeumnya, Efrain Halevy yang merupakan Mantan kepala Badan Intelijen Israel Mossad, mengungkapkan jika negaranya "kecolongan" dengan serangan Hamas.

"Kami tidak mendapat peringatan apa pun. Sangat mengejutkan bahwa perang pecah hari ini," kata Halevy, dikutip CNN.

Berikut deretan fakta Mossad yang merupakan intelijen Israel

1. Nama Pemimpin Dirahasiakan

Secara tradisional, identitas pemimpin Mossad tidak dipublikasikan, tetapi berubah pada tahun 1996 dengan penunjukan Mayor Jenderal Danny Yatom, mantan wakil komandan Pasukan Pertahanan Israel. Mossad kini cenderung merilis nama pemimpin baru setelah konfirmasi mereka atau pada awal masa jabatan lima tahun.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya