3 Alasan Pasangan Ganjar-Mahfud Sosok Pemimpin yang Berpihak pada Palestina

Royandi Hutasoit, Jurnalis
Selasa 07 November 2023 15:27 WIB
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (Foto: MPI)
Share :

Dalam situasi ini, Ganjar-Mahfud ingin menegaskan komitmennya terhadap prinsip-prinsip diplomasi dan hubungan internasional, serta menghindari tindakan yang berpotensi memperumit situasi yang sudah kompleks.

Namun, di balik hal itu semua ada beberapa alasan logis yang menunjukkan kedua pasangan ini adalah sosok-sosok pemimpin yang tegas dan berpihak pada Palestina.

Alasan Pasangan Ganjar-Mahfud Tegas & Berpihak pada Palestina

1. Menolak Bendera & Lagu Kebangsaan Israel Tampil di Tanah Air Indonesia 

Pengamat Komunikasi Politik UPH, Emrus Sihombing, mengapresiasi sikap tegas dan konsisten Ganjar Pranowo, Calon Presiden 2024, dalam menolak kehadiran bendera dan lagu kebangsaan Israel di Indonesia.

Sikap ini dipandang sebagai manifestasi dari komitmen Ganjar terhadap kemerdekaan Palestina dan prinsip solidaritas internasional. Meskipun kontroversial, tindakan ini dipahami sebagai upaya Ganjar untuk mempertahankan nilai-nilai konstitusi dan keadilan.

“Ganjar pada saat menolak Israel pada perhelatan Piala Dunia U20 itulah Ganjar sebagai seorang negarawan. Kalau dia berpikir soal elektoral, lebih baik dia diem. Tetapi, dia tegas mengatakan bagi dia sebagai negarawan bukan soal elektoral, tapi soal sikap,” ungkap Emrus.

Emrus menegaskan bahwa respons tegas Ganjar terhadap partisipasi Israel juga dianggap sebagai langkah konstruktif yang memperlihatkan kesetiaannya pada prinsip-prinsip demokrasi, tanpa mengabaikan pertimbangan elektoral. Meski batalnya Piala Dunia U-20 tanpa penjelasan jelas dari FIFA, sikap konsisten Ganjar mendukung kemerdekaan Palestina mengukuhkan posisinya sebagai seorang negarawan yang berpegang teguh pada nilai-nilai konstitusi dan solidaritas internasional.

Bagi para pencinta sepakbola mungkin batalnya Piala Dunia U-20 sangat mengecewakan saat itu, namun Ganjar sudah bersikap visioner bahwa menolak kehadiran Israel sebagai bentuk antisipasi konsistensi sikap Indonesia di kemudian hari agar tidak dipandang plin-plan mendukung kemerdekaan Palestina. Sama halnya seperti bentuk boikot produk Israel, menolak eksistensi Israel ada di Indonesia juga merupakan sikap konstitusional.

"Aturannya jelas, enggak boleh bendera, enggak boleh lagu kebangsaan, enggak boleh forum umum, forum khusus diberikan kepada yang seperti itu," tegas Ganjar sambil merujuk ke Permenlu No.3 Tahun 2019.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya