JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memetakan titik rawan banjir di Ibu Kota menjelang datangnya musim hujan.
Kepala BPBD Isnawa Adji mengatakan bahwa terdapat 25 kelurahan dari 297 kelurahan di Jakarta yang disinyalir menjadi daerah rawan diterjang banjir.
"25 kelurahan itu umumnya adalah wilayah yang dialiri oleh 13 sungai di Jakarta. Contohnya kalau Katulampa siaga 2 atau siaga 1 otomatis ada 6 sampai 8 jam akan ada daerah daerah yang mengalami dampak dari ketinggian air ciliwung, misalnya seperti Kalibata, Kebon Baru, Jatinegara, Condet, dan lain lain," ujar Isnawa kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).
Di sisi lain, kata Isnawa, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan optimalisasi guna menghalau adanya banjir tersebut.
"Misalnya Dinas SDA itu sudah melakukan pengerukan, penurapan kali sungai waduk danau kemudian ada konsep 942, penurapan 9 polder, 4 waduk, dan revitalisasi 2 sungai, kemudian membuat vertikal vertikal drainase," ujarnya.
"Dinas LH sudah menyiapkan juga 130an alat beratnya, dinas SDA sudah siap dengan 300 alat beratnya, inshaAllah dalam bulan bulan ini akan dilakukan grebek lumpur dan sungai untuk mengantisipasi banjir di Jakarta," sambungnya.