Lantaran mengalami kondisi yang demikian, korban mengaku sempat ingin bunuh diri.
“Awalnya gaberani speak karena diancam, aku pernah dilukai berkali kali sama dia karena ngelawan. Cuma sekarang aku muak dan luapin semuanya. Pengen bunuh diri rasanya karena hidupku kayak gini, dilecehin di kampus baru… Plis help me… aku gaberani spill nama pelaku, tapi Aku hafal nim nya,” tulis di akun tersebut.
Postingan tersebut pun menuai reaksi netizen. “Wah serem sih ini sampe udaada niat bundir gitu, yang Jogja kasi pendampingan dong biar ngga diintimidasi,” tulis akun @iam.
“Bener, pihak fakultas harus bisa kasih pendampingan ke sendernya dan kalo bisa jauhin dulu sendernya dari jangkauan si pelaku supaya ga terjadi hal hal yang ga diinginkan,” timpal akun @namaku dino.
4. Pihak Kampus Turun Tangan
Wakil Dekan Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNY Jaslin Iksan mengaku tengah melakukan penyelidikan guna mengusut permasalahan ini. Saat ini, pihaknya bersama satgas di tingkat fakultas sedang berupaya mengumpulkan bukti-bukti.
“Terus terang saya merasa terganggu, ada sesuatu yang membuat saya kurang nyaman. Oleh karena itu kami secara kelembagaan yang dikoordinasikan oleh satgas dan biro yang membawahi akan mengusut tuntas masalah ini,” ujarnya.
5. Tertuduh Pelaku Dipanggil, Diduga Hoaks Ingin Merusak Nama Baik Kampus
Jaslin Iksan mengatakan, pihak fakultas juga telah memanggil mahasiswa yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Dari pertemuan tersebut, Jaslin menyebut bahwa ada dugaan penyebaran kabar bohong atau hoaks untuk merusak reputasi kampus maupun mahasiswa yang bersangkutan.
“Yang bersangkutan dituduh melakukan hal tersebut, sementara yang menuduh kami tidak tahu siapa orangnya, baik yang merasa korban yang menyebar luaskan. Identitas yang merasa menjadi korban dan yang menyebarkan kami juga belum tahu. Ini baru sebatas data awal sehingga kami juga akan memberikan perlindungan terhadap yang dituduh,” ungkapnya.