Bantah Blokade Gaza, Israel: Tak Ada Kekurangan Makanan dan Air

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 17 November 2023 15:34 WIB
Israel bantah blokade di Gaza, pastikan ada makanan dan air (Foto: Reuters)
Share :

GAZAIsrael membantah jika pihaknya memblokade Gaza secara terus menerus. Juru bicara badan kementerian pertahanan Israel yang mengawasi kebijakan wilayah Palestina, Cogat, Kolonel Moshe Tetro menegaskan tak ada kekurangan makanan dan air di Gaza

"Sejauh yang saya tahu, tidak ada kekurangan makanan dan tidak ada kekurangan air di Gaza,” terangnya kepada BBC.

Dia mengatakan Israel memenuhi kewajibannya untuk memfasilitasi pengiriman bantuan dan jumlah truk yang menyeberang dari Mesir meningkat setiap hari.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan 1.139 truk bantuan telah masuk sejak 21 Oktober lalu, dibandingkan dengan rata-rata sekitar 500 truk setiap hari sebelum perang.

Kolonel Tetro juga menekankan bahwa Israel melakukan segala yang bisa dilakukan untuk mengurangi korban sipil, termasuk dengan memberi tahu penduduk di utara Gaza untuk melarikan diri ke selatan demi keselamatan mereka sendiri karena Israel memfokuskan serangan udara dan darat ke tempat yang dianggapnya sebagai benteng Hamas.

Banyak dari 1,5 juta pengungsi telah melarikan diri ke Khan Younis, di mana populasi 300.000 orang sebelum perang meningkat tiga kali lipat.

Pada Kamis (16/11/2023) , ada laporan bahwa pasukan Israel telah menyebarkan selebaran yang mendesak masyarakat untuk mengungsi dari empat kota di sebelah timur kota tersebut. Yakni Bani Shuhaila, Khuzaa, Abasan dan Qarara, tempat puluhan ribu orang berlindung.

Seorang juru bicara Unrwa mengatakan wilayah selatan tidak aman sama sekali, dan perluasan serangan darat Israel ke wilayah tersebut akan menjadi berita buruk.

Sementara itu, perusahaan telekomunikasi Palestina mengatakan layanan telepon seluler dan internet terputus di seluruh Jalur Gaza karena kurangnya bahan bakar untuk generator cadangan.

Perusahaan telekomunikasi Paltel dan Jawwal mengatakan semua sumber energi yang menopang jaringan mereka telah habis, dan monitor internet mengkonfirmasi adanya pemadaman besar-besaran.

“Kami dengan menyesal mengumumkan bahwa semua layanan telekomunikasi di Jalur Gaza tidak berfungsi karena semua sumber energi yang menopang jaringan telah habis, dan bahan bakar tidak diperbolehkan masuk,” kata Paltel dalam sebuah pernyataan pada Kamis (16/11/2023) sore.

Israel telah memblokir semua kecuali satu pengiriman bahan bakar ke Gaza sejak dimulainya perang dengan Hamas pada lima minggu lalu.

PBB mengatakan pemadaman listrik dapat membahayakan ketertiban sipil dan melemahkan upaya bantuan.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya