Ketika Israel Undang Wartawan Lihat Kondisi RS Al-Shifa di Gaza, Tunjukkan Temuan Senjata Hamas

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 17 November 2023 19:04 WIB
Israel mengundang wartawan masuk ke RS Al-Shifa di Gaza (Foto: BBC)
Share :

GAZA – Tim BBC memanjat ke kompleks rumah sakit (RS) Al-Shifa di Gaza dalam kegelapan melewati tembok yang runtuh di sekelilingnya, yang dirobohkan dengan buldoser lapis baja pada Selasa (14/11/2023) untuk memungkinkan akses yang lebih aman bagi pasukan Israel.

BBC dan satu kru televisi lainnya adalah jurnalis pertama yang diundang oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk melihat apa yang menurut Israel ditemukan di situs tersebut.

Penerangan tambahan apa pun di sini berisiko sehingga tim BBC harus meraba-raba melewati kompleks, mengikuti pasukan bersenjata lengkap yang dikirim untuk mengawal tim, melewati tenda darurat, puing-puing, dan orang-orang yang sedang tidur.

Para dokter di rumah sakit tersebut mengatakan mereka telah bekerja tanpa listrik, makanan atau air selama berhari-hari, akibatnya banyak pasien yang sakit kritis meninggal dunia, termasuk bayi yang baru lahir. Orang-orang yang mengungsi akibat pertempuran di Gaza telah berlindung di kompleks rumah sakit.

Namun Israel mengatakan Hamas juga menjalankan jaringan terowongan bawah tanah, termasuk di bawah rumah sakit Al-Shifa.

Pasukan khusus bertopeng yang membawa tim BBC ke dalam gedung melewati puing-puing dan pecahan kaca adalah tanda betapa tegangnya situasi di sini. Kehadiran tim BBC, hanya sehari setelah Israel mengambil alih rumah sakit tersebut, menunjukkan banyak motivasi Israel untuk menunjukkan kepada dunia mengapa mereka ada di sini.

Di koridor unit MRI yang terang benderang, Letnan Kolonel Jonathan Conricus menunjukkan kepada tim yakni tiga simpanan kecil Kalashnikov, amunisi dan rompi antipeluru. IDF mengklaim telah menemukan sekitar 15 senjata, bersama dengan beberapa granat.

Letkol Conricus juga menunjukkan kepada tim tentang beberapa buku dan pamflet militer, dan sebuah peta yang menurutnya ditandai dengan kemungkinan rute masuk dan keluar dari rumah sakit.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa Hamas menggunakan rumah sakit untuk tujuan militer.

“[Dan] kami menemukan banyak komputer dan peralatan lain yang benar-benar dapat menjelaskan situasi saat ini, semoga juga mengenai sandera,” terangnya.

Dia mengatakan laptop-laptop tersebut berisi foto dan video para sandera, yang diambil setelah mereka diculik di Gaza. Baru-baru ini juga dirilis rekaman yang dibagikan oleh polisi Israel, tentang interogasi mereka terhadap pejuang Hamas yang ditangkap setelah serangan pada n Oktober lalu. BBC tidak diperlihatkan apa yang ada di laptop tersebut.

Letkol Conricus mengatakan hal ini menunjukkan bahwa Hamas berada di sini "dalam beberapa hari terakhir".

“Pada akhirnya, ini hanyalah puncak gunung es,” katanya.

"Hamas tidak berada di sini karena mereka melihat kami datang. Mungkin inilah yang terpaksa mereka tinggalkan. Penilaian kami adalah masih banyak lagi,” lanjutnya.

Tentara Israel telah menghabiskan waktu berminggu-minggu berjuang untuk mencapai gerbang rumah sakit. Jalan-jalan di sekitarnya telah menyaksikan beberapa pertempuran paling sengit di Gaza dalam beberapa hari terakhir.

Kunjungan tim BBC dan jurnalis lainnya dikontrol dengan ketat. Tim memiliki waktu yang sangat terbatas di lapangan dan tidak dapat berbicara dengan dokter atau pasien di sana.

Perjalanan kami ke Gaza, dengan menggunakan kendaraan pengangkut personel lapis baja yang tertutup rapat dari kegelapan di luar, menelusuri jalur serangan darat besar pertama Israel ke Gaza beberapa minggu lalu.

Pada layar di dalam kendaraan militer, lahan pertanian perlahan berubah menjadi jalan-jalan terdistorsi yang dipenuhi puing-puing besar, dan garis-garis kabur dari bangunan-bangunan yang hancur.

Tepat di sebelah selatan Kota Gaza, tim berhenti untuk berganti kendaraan, berjalan menuju gundukan logam bengkok dan bongkahan besar puing-puing serta beton.

Sekelompok kecil tentara berjongkok di depan api unggun kecil, memasak makan malam darurat di samping barisan tank. "Itu resep rahasia," terang salah satu orang mengedipkan mata.

Di atas mereka, bangunan-bangunan runtuh dalam bentuk yang aneh. Pintu besi etalase toko tergantung sempit, setengah terbuka.

Serangan tanggal 7 Oktober mengubah perhitungan Israel dalam konfliknya dengan Hamas. Hamas berjanji untuk mengakhiri kebuntuan selama bertahun-tahun, dengan menghancurkan kekuatan militer dan politik Hamas, yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Inggris, Amerika Serikat (AS), dan negara-negara lain.

Ini berarti Israel harus masuk ke jantung Kota Gaza, termasuk di dalam Al-Shifa.

Pasukan Israel masih mencari terowongan di bawah rumah sakit yang mereka yakini mungkin telah digunakan oleh pejuang Hamas, mungkin bersama beberapa sandera.

Bangunan ini telah menjadi fokus utama perang Israel, digambarkan sebagai pusat komando utama, bahkan berpotensi menjadi “jantung” operasi Hamas.

Dan di tengah perang informasi yang brutal yang memicu konflik ini, inilah saatnya bagi Israel untuk menentukan kebenarannya.

Setelah hampir 24 jam mengamankan dan menggeledah rumah sakit tersebut, Israel mengatakan telah menemukan senjata dan peralatan lain yang dapat membantu memberikan informasi mengenai pejuang Hamas dan para sandera.

Tim BBC meninggalkan rumah sakit, dan menyusuri jalan lebar yang mengarah ke jalan pesisir Gaza. Kota Gaza sekarang dikuasai oleh tank. Jalan hantu terlihat di tempat seperti zona gempa, kerusakannya sangat parah. Jelas sekali apa yang diperlukan Israel untuk menguasai jalan-jalan ini.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya