Pilpres 2024, Yenny Wahid: Setiap Orang Punya Hak dalam Sistem Demokrasi, Termasuk Santri

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis
Sabtu 25 November 2023 11:15 WIB
Yenny Wahid (Foto: Ist)
Share :

SIDOARJO - Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid mengatakan, seorang santri boleh ikut berpolitik praktis asalkan sudah cukup umur sesuai dengan yang diatur dalam konstitusi. 

Hal itu disampaikan Yenny Wahid saat memberikan pendidikan politik kepada para santri saat melakukan silaturahmi di Pondok Pesantren Alkhoziny Sidoarjo Jawa Timur, Sabtu (25/11/2023).

"Apakah santri boleh berpolitik praktis? boleh, kalau sudah umurnya cukup. Karena setiap orang punya hak dalam sistem demokrasi yang kita anut. Dalam sistem demokrasi setiap orang yang sudah cukup umur menurut undang-undang itu maka mempunyai hak untuk memilih pemimpin. Dan pemimpin itulah yang akan membuat kebijakan untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Yenny Wahid.

Direktur Wahid Fondation ini menjelaskan, bahwa ulama dan umaro atau pemimpin memiliki tugas masing-masing. "Umaro punya tugas kebijakan publik, ulama tugasnya berkewajiban mengingatkan umaro pada kebijakan publiknya agar kebijakan publiknya betul-betul mengacu pada kesejahteraan di masyarakat," jelasnya.

Yenny Wahid yang kini menjadi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar - Mahfud ini mengutip dalil yang berbunyi 'kebijakan seorang pemimpin itu selalu harus ada hubungan dengan kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya'.

"Jadi tugasnya ulama jelas sekali meningatka umara. Ulama jangan dipengaruhi umara, ulama harus jernih untuk mengingatkan kalau ada yang keliru," ungkapnya.

Yenny menegaskan, bahwa ulama tidak boleh punya ego, punya ambisi sendiri dalam politik. Namun, ambisinya bagaimana untuk kesejahteraan masyarakat banyak.

"Jadi dalam berpolitik siyasat atau wasilat adalah alat, tujuannya menciptakan negara yang aman, adil, dan sejahtera," imbuhnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya