Pengakuan Warga Palestina yang Dibebaskan dari Penjara Israel, Dipukuli hingga Diancam Diperkosa

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 01 Desember 2023 21:03 WIB
Pengakuan tahanan Palestina yang dibebaskan dari penjara Israel (Foto: BBC)
Share :

PALESTINA - Tahanan Palestina yang dibebaskan dari penjara Israel mengatakan bahwa para penjaga melakukan pelecehan dan hukuman kolektif beberapa minggu setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober lalu.

Mereka menceritakan bahwa mereka dipukul dengan tongkat, diserang amukan anjing, lalu pakaian, makanan serta selimut mereka dirampas.

Seorang tahanan perempuan mengatakan dia diancam akan diperkosa. Gas air mata juga disebut-sebut diletakkan di dalam sel mereka.

BBC berbicara kepada enam orang, semuanya mengatakan mereka dipukuli sebelum keluar dari penjara.

Masyarakat Tahanan Palestina mengatakan beberapa penjaga diduga mengencingi tahanan yang diborgol. Dan enam tahanan telah tewas dalam tahanan Israel dalam tujuh minggu terakhir.

Mohammed Nazzal yang berusia delapan belas tahun adalah salah satu dari mereka yang dibebaskan oleh Israel minggu ini, sebagai imbalan atas perempuan dan anak-anak Israel yang disandera oleh Hamas di Gaza.

Dia telah ditahan di Penjara Nafha tanpa dakwaan sejak bulan Agustus, dan mengatakan dia tidak tahu mengapa dia ditangkap.

Mohammed mengundang BBC ke rumahnya, di gang berkelok-kelok di desa Qabatiya dekat Jenin, di utara Tepi Barat yang diduduki.

Ruang keluarga di bagian atas rumah tua itu berkabut karena asap selusin batang rokok. seorang sepupu mengelilingi para pengunjung dengan sebotol kopi dan menara tinggi berisi cangkir kertas kecil.

Mohammed duduk diapit oleh barisan kerabat laki-laki, kedua tangannya diperban dengan kuat, diangkat di depannya dengan kaku seperti petinju, ujung ibu jarinya mengintip ke luar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya