“Ketika berada di tengah hutan mereka itu sudah harus bisa survival. Ketika ada kondisi bencana mereka harus selalu siap sedia,” imbuhnya.
Semua hal tersebut yang akhirnya membuat perempuan memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin dalam dunia pramuka, seperti Siti Atikoh yang kini menjadi Ketua Kwarda Jawa Tengah. Sebab, Atikoh menegaskan jika pramuka pun mengajarkan tentang kepemimpinan, baik untuk perempuan maupun laki-laki sehingga semuanya benar-benar memiliki peluang dalam memimpin.
Dalam acara ini Munas Pramuka XI ini, Siti Atikoh juga mencicipi berbagai macam hidangan khas Aceh, yakni udeung sabe (teri dengan campuran sambal belimbing wuluh), sambal goreng kentang, bebek masak putih (gulai bebek putih), bu kulah (nasi putih yang dibungkus dengan daun pisang), sayur sop, keumamah tumeh (ikan kayu tumis), ayam kecap, udang goreng tepung, ayam masak mirah (ayam bumbu merah khas Aceh). Adapun minuman khas Aceh yang tersedia yakni cincau dan timun serut.
(Fakhrizal Fakhri )