Mantan Anggota Parlemen Ukraina Dibunuh di Dekat Moskow

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 07 Desember 2023 06:29 WIB
Illya Kyva. (Foto: Wikipedia)
Share :

KYIV - Mantan anggota parlemen Ukraina Illya Kyva dibunuh di Rusia oleh dinas keamanan SBU Ukraina, kata sumber penegak hukum kepada BBC Ukraina.

"Penjahat itu dilikuidasi dengan menggunakan senjata kecil," kata sumber itu.

Mayatnya ditemukan di luar ibu kota Moskow, kata penyelidik Rusia.

Awal tahun ini, Kyva dijatuhi hukuman 14 tahun penjara karena pengkhianatan tingkat tinggi dan secara terbuka menyerukan pendudukan Ukraina. Dia telah melarikan diri dari Ukraina dan dihukum secara in absensia.

Beberapa media Ukraina juga mengutip sumber mereka yang mengatakan SBU berada di balik pembunuhan mantan anggota parlemen berusia 46 tahun itu.

“Ya, kami dapat mengonfirmasi bahwa Kyva sudah tidak ada lagi. Nasib ini akan menimpa para pengkhianat Ukraina lainnya dan boneka rezim Putin,” Andriy Yusov, juru bicara intelijen militer Ukraina, mengatakan kepada TV Ukraina.

Komite investigasi negara SK Rusia mengatakan informasi awal menunjukkan Kyva ditembak mati di desa Suponevo, sebelah barat Moskow. Investigasi kriminal kini sedang dilakukan.

Kyva gagal berkampanye untuk menjadi presiden Ukraina pada 2019 dan meninggalkan negara itu hanya sebulan sebelum Rusia melancarkan invasi besar-besaran pada Februari 2022.

Dia telah menjadi peserta tetap dalam acara TV propaganda di media milik pemerintah Rusia.

Dia juga dilaporkan berencana mencari suaka politik di Rusia.

Dalam perkembangan terpisah, politikus yang didukung Rusia Oleg Popov tewas dalam pemboman mobil di kota Luhansk di timur Ukraina pada Rabu, (6/12/2023) kata pejabat setempat.

Sebagian besar wilayah Luhansk telah direbut oleh Rusia. Ukraina belum mengomentari serangan itu.

Kematiannya terjadi beberapa minggu setelah sesama anggota parlemen wilayah Luhansk Mikhail Filiponenko terbunuh dalam serangan serupa yang diklaim oleh Kyiv.

Sejak invasi Rusia, SBU dan intelijen militer telah mengklaim sejumlah operasi yang berhasil terhadap target bernilai tinggi di wilayah pendudukan negara tersebut serta di Rusia sendiri.

Jembatan Rusia yang menghubungkan wilayah pendudukan Krimea ke Rusia telah menjadi sasaran beberapa kali, menyebabkan kerusakan besar.

Pekan lalu, SBU mengatakan pihaknya telah meledakkan jalur kereta api di Timur Jauh Rusia dekat perbatasan dengan Tiongkok yang berfungsi sebagai pusat transportasi utama.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya