Setelah berhasil terbuka, kemudian warga terkejut karena mendapati ketiganya dalam kondisi sekarat.
"Di dalam kamar itu sudah darah semuanya, darahnya dari pak Wahaf itu ayahnya, beliau di lantai, yang ibunya Sulikhah dan anaknya satunya di kasur, sudah nggak bergerak, sang anak terlentang," tuturnya.
Warga kemudian langsung memanggil ambulan untuk mengevakuasi Wahaf yang masih bergerak-gerak meski kondisinya sudah kritis, karena kehabisan darah begitu banyak. Wahaf disebut Iswahyudi dilarikan ke RS dr. Moenir Lanud Abdulrahman Saleh, Malang.