Profil David Ben Gurion, Proklamator Israel yang Mati Karena Pendarahan Otak

Salsabila Fitirah Puteri, Jurnalis
Jum'at 15 Desember 2023 14:59 WIB
David Ben-Gurion. (Foto: Reuters)
Share :

Di sana, ia aktif dalam menentang Bund anti-Zionis yang berusaha mendirikan basis di wilayah tersebut.

David juga terlibat dalam mengorganisir pemogokan terkait kondisi kerja di kalangan pekerja garmen. 

Ia terkenal karena menggunakan taktik intimidasi, seperti memaksa orang Yahudi kaya dengan ancaman senjata untuk mengumpulkan dana bagi pekerja Yahudi.

Pada 1906, David berimigrasi ke Palestina yang saat itu masih menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman. 

Tiga tahun kemudian, pada 1909, menggunakan nama Ben-Gurion, ia menjadi pemimpin utama komunitas Yahudi di Mandat Palestina yang dikuasai Inggris dari 1935 hingga pembentukan Negara Israel pada 1948.

Ben-Gurion memimpin negara tersebut hingga 1963, dengan jeda singkat pada 1954 sampai 1955.

Keterlibatan Ben-Gurion dalam Zionisme sudah berkembang sejak awal kehidupannya, membawanya menjadi pemimpin utama dalam gerakan Zionis dan kepala eksekutif Organisasi Zionis Dunia pada 1946.

Selain itu, sebagai kepala Badan Yahudi sejak 1935 dan kemudian menjadi presiden Badan Yahudi Eksekutif, ia menjadi pemimpin de facto komunitas Yahudi di Palestina dan memainkan peran kunci dalam gerakan kemerdekaan negara Yahudi di Palestina Wajib.

Pada 14 Mei 1948, Ben-Gurion secara resmi mengumumkan berdirinya Negara Israel dan menjadi orang pertama yang menandatangani Deklarasi Kemerdekaan Israel yang juga ia bantu menyusun.

Di bawah kepemimpinan Ben-Gurion, Perang Arab-Israel tahun 1948 menyaksikan penggabungan berbagai milisi Yahudi menjadi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) serta pengusiran dan pengungsi sejumlah besar penduduk Arab Palestina.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya