Ganjar Sebut Mahfud Bakal Jelaskan Skenario Pertumbuhan Ekonomi 7% pada Debat Cawapres

Achmad Al Fiqri, Jurnalis
Kamis 21 Desember 2023 13:29 WIB
Ganjar Pranowo. (MPI/Achmad Al Fiqri)
Share :

 

JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan, calon wakil presiden Mahfud MD akan menjelaskan banyak tahapan hingga skenario yang telah dirancang untuk mencapai target ekonomi hingga 7% dalam debat cawapres perdana yang akan digelar Jumat (22/12/2023) malam.

"Ada banyak sekali, bagaimana kita melihat ekonomi musti tumbuh sampai dengan 2045. Tahapannya kita siapkan, skenarionya kita siapkan, bagaimana ekonomi bisa tumbuh 7%" kata Ganjar saat ditemui di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2023).

Terlepas dari itu, Ganjar mengaku, dirinya dianggap ambisius menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 7% pada 2045. Namun, ia merasa target pertumbuhan ekonomi itu harus dicapai bila Indonesia ingin menjadi negara maju.

"Banyak orang yang mengatakan terlalu ambisius, tapi buat saya kalau kita tidak mau terjebak dalam jebakan kelas menengah, maksud saya pendapatan menengah mohon maaf, artinya, kita musti betul-betul menyiapkan diri dengan segala skenario," tutur Ganjar.

Selain pertumbuhan ekonomi, ia mengatakan, isu kesejahteraan UMKM juga menjadi topik yang ajan dibahas Mahfud dalam debat. Menurutnya, keberadaan UMKM perlu didorong agar bisa mendapat fasilitas dan pendampingan.

"Terus industri kreatif. Ini banyak disukai anak-anak muda. Itu yang nanti pasti akan jadi perbincangan yang hangat. Jadi, cukup banyak, termasuk ekonomi hijau, ekonomi biru yang menjadi tren dunia," kata Ganjar.

Sekedar informasi, debat kedua menjadi porsinya cawapres pada 22 Desember 2023. Tema debatnya adalah ekonomi, baik itu ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, ataupun keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur dan perkotaan.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya