“Secara aturan terkait kebijakan pembangunan hijau di Indonesia sudah sangat baik dan ini sejalan dengan perjanjian paris, sekarang tinggal bagaimana kita menerapkannya dan yang paling penting jangan pula ketika kita fokus dalam pembangunan hijau malah ada salah satu kementerian kita membuat sebuah program yang bertentangan dengan pembangunan hijau dengan dalih krisi pangan global dan menciptakan sebuah ketahanan pangan nasional namun program tersebut tidak di kaji secara matang dan alhasil programnya bisa dibilang gagal dan dampaknya banyak pembukaan lahan hutan yang digunakan tidak efektif dan efisien”, terang Achyar.
Mantan Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Bidang Hubungan Internasional 2018-2020 ini mengatakan bahwa masyarakat bisa melihat kandidat capres-cawapres mana yang memiliki roadmap pembangunan hijau pada debat yang keempat yang bertema Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa.
“Saya sangat yakin di dalam visi-misi yang dibuat oleh Ganjar-Mahfud terkait pembangunan hijau sudah sangat komprehensif dan masyarakat bisa lihat dan bandingkan nanti ketika debat yang keempat yang berfokus membahas tema pembangunan berkelanjutan,”pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )