Dari hasil penelitian dan penilaian yang dilakukan sejak Oktober 2023 lalu, Polda Jambi dari survei masyarakat mendapatkan skor 71,8 persen, dari hasil angket 78,7 persen, untuk IDI mendapatkan skor 92,1 persen, sedangkan dari data sekunder 83,7 persen. Dari penilaian tersebut, hasil indeks final, Polda Jambi mendapatkan skor 78,38 persen.
"Sementara Polda Sulut dari survei masyarakat mendapatkan angka 71,7 persen, sedangkan dari angket 74,7 persen, hasil IDI mendapatkan skor 87,5 persen, sementara penilaian data sekunder 83,6 persen. Dari penilaian tersebut, indeks final yang diraih Polda Sulut yakni 77,01 persen," ucapnya.
Sedangkan juara ketiga yaitu Polda Kalbar dari survei yang dilakukan kepada masyarakat mendapatkan nilai 70,8 persen. Dari angket yang disebar skor yang didapat 72,4 persen, sedangkan wawancara mendalam (IDI) mendapatkan skor 82,5 persen dan dari data sekunder 89,5 persen. Hasil indeks final yang diraih oleh Polda Sulut yakni 76,85 persen.
Polda Jambi dinilai memiliki keunggulan dalam inovasi dengan membuat aplikasi SIPIN (Sistem Informasi Penyidikan) untuk melakukan Waskat. Aplikasi ini berisi laporan kasus, penanganan kasus, pemetaan kasus, peta sebaran kasus sampai dengan interaksi percakapan antara pelapor dengan penyidik.
Selain itu juga memiliki mitigasi risiko berdasarkan pada proses identifikasi yang komprehensif. Polda Jambi dinilai juga melakukan optimalisasi fungsi pada SDM untuk melakukan konseling, pembinaan/pendampingan, training sesuai dengan tingkatan masalah anggota. Kepada anggota Tamtama dan Bintara sebelum penempatan juga diberikan tambahan pelatihan dan pembinaan dan juga mentoring sebagai bentuk pengawasan.
(Angkasa Yudhistira)