Dalam diskusi-diskusi ini, Ganjar berpandangan bahwa proses demokrasi sebenarnya merupakan hal yang wajar terjadi setiap lima tahunan. Namun, kata dia, ada sesuatu yang tidak biasa dipertunjukkan kepada Rakyat Indonesia.
"Ada rasa kepantasan dan kepatutan yang kemudian menjadi pertanyaan publik. Lalu kita semua berpikir, apakah kita akan diam saja?" ujarnya sambil bertanya kepada alumni dan aktivis GMNI yang hadir di lokasi.
Dengan pertanyaan Ganjar ini lah, seketika ruangan bergemuruh dengan teriakkan para eksponen alumni dan aktivis GMNI dalam menyikapi kondisi demokrasi saat ini.
"Tidaaaakk," teriak alumni dan aktivis GMNI tersebut.
Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu kembali bertanya kepada mereka apakah akan merespons soal kondisi tersebut. "Lawaaaan, lawaaaan, Lawan," ujar mereka menjawab kembali pertanyaan Ganjar.
(Arief Setyadi )