JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menyebut kader PPP yang mengatasnamakan ‘Pejuang PPP’ dan mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka merupakan penyusup. Mardiono pun mengaku telah memecat dan mencabut keanggotaan kader-kader itu.
“Begini ya, jadi penyusupan di mana-mana itu ada. Jangankan di sebuah organisasi. Kadang-kadang Sholat Jumat di masjid ada yang mencuri sandal. Jadi tipe-tipe orang seperti itu di mana pun ada,” jelas Mardiono di Gedung TPN Ganjar-Mahfud, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2024).
“Saya sampaikan bahwa yang mengatasnamakan Pejuang PPP itu sudah kita berhentikan, dan sudah kita cabut kartu keanggotaannya,” sambungnya.
Mardiono menjelaskan, mereka yang mendeklarasikan dukungan tidak sesuai dengan arah dukungan partai itu baru bergabung ke PPP sejak tujuh bulan silam. Mardiono pun menyebut bahwa mereka tidak mengetahui tentang politik, organisasi dan PPP.
“Bagaimana orang 7 bulan membaca AD/ART saja tidak, tapi mengatasnamakan sebagai pejuang. Jadi itu saya tempatkan sebagai bagian dari penyusupan,” tuturnya.