Kronologi Anak Tikam Ayah hingga Tewas di Manado: Kesal Temannya Ditegur Merokok

Subhan Sabu, Jurnalis
Rabu 03 Januari 2024 15:36 WIB
Ilustrasi penjara (Foto: Dok Okezone)
Share :

MANADO - Masyarakat Manado dihebohkan dengan kejadian di awal tahun baru di mana seorang ayah kandung bernama David Boham (52) tewas ditikam anak kandungnya sendiri AB alias Opel (23).

Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa 2 Janusi 2024 sekitar pukul 23.00 WITA di Kelurahan Islam Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

Menurut keterangan Beatrix Sarindat (54), istri korban, peristiwa itu bermula saat Opel bersama dua temannya datang ke rumah keluarga Boham. Suasana awalnya cukup tenang, namun situasi berubah ketika salah satu teman Opel ditegur oleh David Boham karena merokok di dalam rumah.

Diduga teguran tersebut membuat Opel tersinggung. Beatrix Sarindat yang berada di dapur saat itu menyaksikan Opel berusaha merampas pisau dapur dari tangannya, namun gagal.

Ketakutan melanda Beatrix Sarindat yang kemudian berteriak minta tolong kepada teman anaknya di dapur. Saat itu, ia melarikan diri ke luar rumah dan meminta bantuan dari tetangga.

Setelah beberapa orang tetangga datang, mereka masuk ke dalam rumah dan menemukan David Boham sudah tergeletak bersimbah darah di dapur. Korban segera dilarikan ke rumah sakit, namun upaya penyelamatan nyawa tidak membuahkan hasil.

Felipe Kakalang (23) dan Deril Kahosadi (22), dua teman Opel yang bersama-sama di rumah saat kejadian, memberikan keterangan bahwa mereka mendengar teriakan minta tolong dari ibu Opel, namun tidak dapat melihat secara langsung karena pandangan terhalang oleh dinding.

Mereka menyatakan, Opel menikam ayahnya setelah mendengar teguran dari David Boham terkait merokok di dalam rumah. Pelaku, merupakan anak kandung dari korban. Motif penganiayaan diduga dipicu Opel yang dalam keadaan mabuk dan kemungkinan tersinggung atas teguran ayahnya terhadap salah satu temannya.

“Opel telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kini, masyarakat setempat terguncang oleh peristiwa tragis ini, sementara pihak berwajib tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh fakta di balik kasus ini,” tutur Kasi Humas Ipda Polresta Manado Agus Haryono, Rabu (3/1/2024).

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya