JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo berencana akan membuat kabinet zaken bila terpilih menjadi Presiden ke-8 RI. Bahkan, ia menyingung akan membuat sistem Key Performance Indicators (KPI) bagi para menteri kabinetnya.
Pernyataan itu, dilontarkan Ganjar sekaligus merespon fenomena orang titipan atau petugas parpol dalam kabinet, di dalam acara "DEMOKR(E)ASI" di Gedung Serbaguna GBK, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2023) malam.
"Ada dua cara menentukan, yang pertama adalah zaken kabinet, kabinet ahli. Kabinet ahli ini memang mesti didorong mulai sekarang," kata Ganjar.
Ia pun mengaku telah menyicil untuk merumuskan susunan kabinet, bahkan ketika pemungutan suara 14 Februari 2024 selesai dilakukan dan hitung cepat atau quick count dinyatakan unggul.
"Kalau 14 Februari ditentukan sore udah ada quick count yang kemudian menang satu putaran, maka ada waktu delapan bulan, ada waktu delapan bulan untuk menyiapkan," tutur Ganjar.
"Hari ini sudah kita cicil, sudah menghitung betul secara teknokratis," tambahnya.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu pun mengaku akan membuat kesepakatan dengan partai agar dapat mengusulkan nama calon menteri sesuai kriterianya.