4. BMKG Petakan Sesar Sumedang
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa sesar baru penyebab gempa merusak di Sumedang yang sebelumnya terpetakan tersebut dinamakan Sesar Sumedang.
“Patahan yang diidentifikasi ini semula belum terpetakan. Untuk selanjutnya sesuai dengan analisis data seismisitas BMKG, maka patahan tersebut karena melewati Kota Sumedang, melewati kota Sumedang maka disebut sebagai Sesar Sumedang,” kata Dwikorita saat Konferensi Pers, Senin (8/1/2024).
Dwikorita pun mengungkapkan sejumlah sesar aktif telah terpetakan di Jawa Barat yang berpotensi mengguncang wilayah itu. Seperti misalnya, Sesar Cugenang yang baru teridentifikasi pada tahun 2023 lalu pasca gempa merusak di Cianjur. “Seperti Sesar Cimandiri, Sesar Cugenang, Sesar Lembang, Nah Sesar Cugenang ini juga sesat yang baru teridentifikasi tahun lalu ya di kecamatan Cugenang.”
“Kemudian juga Sesar Lembang, Sesat Cipamingkis, Sesar Garsela sesar baribis, sesar Cicalengka sesar Cileunyi Tanjungsari, sesar Tomo dan sesar ciperes, nah Sesar Cipeles ini sebetulnya dari data itu memang sudah teridentifikasi sebelumnya dengan arah kurang lebih Barat Timur, secara yang sudah teridentifikasi tersebut serta beberapa sesar aktif lainnya yang belum terpetakan,” pungkasnya.
5. 11 Sesar Berpotensi Gempa di Jabar
Berikut 11 sumber gempa patahan atau sesar aktif di Jawa Barat:
1. Sesar Cimandiri
2. Sesar Cugenang
3. Sesar Lembang
4. Sesar Cipamingkis
5. Sesar Garsela
6. Sesar Baribis
7. Sesar Cicalengka
8. Sesar Cileunyi-Tanjungsari
9. Sesar Tomo
10. Sesar Cipeles
11. Sesar Sumedang
(Fakhrizal Fakhri )