Arouri pernah dipenjara Israel, setelah diduga melakukan pembunuhan seorang tentara Israel pada 1990. Enam bulan mendekap di penjara rasanya tidak cukup baginya, karena ia ditangkap lagi dan ditahan selama 15 tahun karena peran kepemimpinannya di Hamas.
15 tahun mendekap di penjara Israel, Arouri bertunangan dengan seorang wanita yang menunggunya selama 12 tahun. Setelah terbebas dari penjara pada 2007, ia dan tunangannya menikah. Pada 2014 ia memiliki seorang anak perempuan.
Pada 2011, Arouri menjadi negosiator dalam kesepakatan pembebasan lebih dari 1.000 tahanan Palestina. Imbalannya yakni pembebasan tentara Israel, Gilad Shalit.
Pada 27 Oktober 2023, Tentara Israel menghancurkan rumah Arouri di kota Arura, Tepi Barat, dekat Ramallah. Pada 2 Januari 2024, ia tewas diakibatkan serangan yang diduga berasal dari Israel.
(Susi Susanti)