JAKARTA – Nusantara Ganjar (NAGA) akan menggelar acara pemberian dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia tahun 2024 nomor urut 3 yaitu Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di iNews Tower, Jakarta Pusat pada Kamis, 11 Januari 2024.
Ketua Umum Nusantara Ganjar (NAGA), Achyar Al Rasyid menuturkan bahwa acara ini menjadi agenda penting bagi Nusantara Ganjar karena akan memberikan dukungan dengan disertai bentuk kampanye kreatif.
Achyar mengatakan, concern dari NAGA adalah isu pembangunan hijau dan pekerja prekariat di Indonesia. Pertama, pembangunan hijau titik beratnya adalah bagaimana kita menjadikan bumi dan alam sebagai inti dari terjaganya generasi manusia Indonesia kedepan. Ekonomi dan pertumbuhan adalah dampak positifnya Kedua, berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) per Februari 2023, pekerja prekariat di Indonesia ini jumlahnya mencapai 77,14 Juta.
"Pekerja prekariat ini sangat rentan jika tidak ada kebijakan dan regulasi pemerintah terhadap jaminan tenaga kerjanya serta peluang mereka untuk bisa merasakan keluangan waktu bersama keluarga, karena jika tidak bekerja satu hari maka bisa jadi mereka tidak bisa mendapatkan pendapatan, kami concern disitu, dan kami yakin Ganjar-Mahfud mampu membawa kedua isu ini ke arah yang positif dan manfaat bagi rakyat," ujar Achyar, dikutip Rabu (10/1/2024).
Achyar melanjutkan, tema besar yang diangkat oleh NAGA pada acara deklarasi mendatang adalah mengenai persoalan Pembangunan Hijau, Kesejahteraan Pekerja Prekariat, serta Peran Generasi Muda Dalam Mewujudkan Cita-Cita Indonesia Unggul.
“Pada konteks Pembangunan Hijau, Pengurangan emisi rumah kaca (GRK), stimulus penggunaan energi terbarukan (EBT), implementasi politik hijau, dan pemulihan hutan – menjadi rangkaian program yang akan kami titipkan ke Pak Ganjar dan Pak Mahfud. Sedangkan pada isu Kesejahteraan Pekerja Prekariat, kami memperjuangkan regulasi terkait asuransi yang menjadi hak setiap pekerja, hubungan kerja yang adil bagi pekerja dan pemberi kerja, serta upaya pengembangan keahlian dan pelatihan bagi pekerja prekariat," sambungnya.
Achyar juga menekankan, Pembangunan Hijau muncul dari keresahan atas kehadiran negara dalam menghadapi masalah perubahan iklim (climate change). Sedangkan Pekerja Prekariat merupakan golongan pekerja rentan (informal) yang harus diperjuangkan kesejahteraannya.
“Pembangunan hijau menjadi pandangan utama dalam menangani masalah dampak climate change, sedangkan pekerja-pekerja rentan atau prekariat adalah golongan yang bekerja di sektor informal yang kadang luput dari perhatian Pemerintah dan senantiasa harus diperjuangkan kesejahteraannya", tegas Achyar yang juga merupakan Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia 2022-2023.