Rakyat Diancam dan Diintimidasi, Ganjar: Mereka Bergerak Dalam Diam Sebenarnya Sedang Melawan

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis
Rabu 10 Januari 2024 20:28 WIB
Ganjar Pranowo (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Calon Presiden (Capres) 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo menghadiri HUT ke-51 PDIP di Sekolah Partai DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2024).

Dalam sambutannya, Ganjar menyampaikan keyakinannya bahwa masyarakat tidak pernah takut menghadapi berbagai ancaman dan intimidasi menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Menurut Ganjar, keberanian masyarakat tersimpan dalam hati mereka, walaupun terkadang terlihat diam dalam menghadapi intimidasi.

"Kenapa rakyat tidak pernah takut? kenapa ketika diintimidasi mereka melawan dengan cara diam? Karena mereka sembunyikan, keberanian itu di dalam hatinya. Dan mereka akan sampaikan, 'oke, silakan Anda tekan, Anda paksa, kami nggih-nggih saja, tapi keputusan kami akan ada di TPS'," tegas Ganjar.

Ganjar menjelaskan bahwa suasana kebatinan seperti itu dirasakannya saat berkeliling dan bertemu masyarakat. Ganjar juga menyoroti perjuangan masyarakat yang bergerak dalam diam, tetapi sebenarnya sedang melawan.

"Mereka bergerak dalam senyap, mereka bergerak dalam diam, tapi sebenarnya mereka sedang melawan," tutur Ganjar.

Ganjar memberikan bahwa contoh sejumlah insiden di Boyolali, Banyumas hingga Banjarnegara. Ganjar menekankan bahwa rakyat memahami bahwa pemilu menjadi simbol harapan akan adanya perubahan.

"Dari apa yang selalu diperintahkan kepada kita semuanya untuk selalu mendengarkan, merasakan, bergetar mereka dalam setiap denyut nadi mereka, jantung mereka dan tarikan napas (rakyat)," ujar Ganjar.

"Ini menjadi semangat kita untuk bisa mengerti harapan-harapan besar, mereka berharap kami akan memenangkan, lakukan keputusan yang baik, layani kami, dan jangan korupsi itulah tanda yang selalu muncul," katanya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya