Dalam rekaman suara viral itu, mereka diduga melakukan rencana untuk memenangkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Mereka banyak menyebut dana desa sebagai salah satu sumber dana pemenangan.
Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty mengatakan bahwa "Bawaslu sedang melakukan penelusuran" terhadap rekaman tersebut
Sementara Mabes TNI dan Kejaksaan Agung membantah rekaman video itu dengan menyebutnya hoaks.
(Salman Mardira)