"Sampai ada bazar pupuk, ah ya enggak gitu juga don't be panik lah enggak usah panik disampaikan saja maka besok harus dipenuhi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Capres yang diusung PDI Perjuangan, Perindo, PPP dan Hanura itu menawarkan solusi terkait mahalnya harga pupuk bagi petani.
"Sebenarnya caranya banyak kok. Satu, penyuluh dilibatkan penggunaan pupuknya berimbang terus kemudian semi organik, kemudian organik yakan. Kalau itu sudah bisa dilakukan, maka ini akan bisa mendorong, tapi kalau data pertanian kita nggak bagus ya nggak bisa," tuturnya.
(Fakhrizal Fakhri )