Soal Debat Cawapres, Jubir TPN Ganjar-Mahfud Sebut Gibran Masih Jauh dari Standar Pemimpin Nasional

Qur'anul Hidayat, Jurnalis
Senin 22 Januari 2024 15:15 WIB
Iwan Setiawan. (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Iwan Setiawan menyoroti penampilan ketiga calon wakil presiden pada debat cawapres yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024) malam.

Salah satu yang disoroti Iwan Setiawan adalah penampilan cawapres 02 Gibran Rakabuming Raka yang dia sebut hanya memaparkan apa yang dilakukan di era Presiden Joko Widodo.

Sehingga tidak ada gagasan baru atau program baru yang diusung terutama terkait isu yang dibahas dalam debat kali ini meliputi energi, sumber daya alam, pangan, pajak karbon, lingkungan hidup, agraria, dan masyarakat adat.

"Hampir tidak ada gagasan dan program yang baru kalau kita simak dari program yang ditawarkan cawapres 02 Gibran dalam debat semalam. Yang kita lihat hanya memaparkan apa yang dilakukan pemerintah saat ini, walaupun di antaranya program gagal itu salah satunya program Food Estate yang diklaim berhasil oleh Gibran," kata Iwan Setiawan.

Selain itu, Iwan juga menyoroti adab dan etika Gibran terhadap dua lawan debatnya yakni yakni cawapres 01 Muhaimin Iskandar dan cawapres 03 Mahfud MD yang secara usia jauh di atasnya.

"Sebagai calon pemimpin Gibran tidak menunjukkan adab, etika dan kesopanan yang seharusnya dilakukan kepada Cak Imin dan Pak Mahfud. Gibran terlihat menunjukkan sikap merendahkan dan ingin menjatuhkan dua lawan debatnya dengan sejumlah gimik," katanya.

Menurut Iwan, apa yang dilakukan Gibran tersebut tidak lain hanya untuk menutupi ketidakmampuannya dalam menguasai isu yang sedang dibahas. Sehingga gimik-gimik tersebut dilakukan.

"Gibran kalau kita perhatikan dalam penampilannya ingin terlihat menguasai tema debat, terlihat seolah-seolah mengajarkan atau menggurui Cak Imin dan Mahfud. Padahal, apa yang dia katakan pun dia tidak paham. Kelihatan kadang-kadang bingung sendiri saat ditanya balik," ungkapnya.

Di samping itu, Gibran juga secara konsisten melanggar aturan dalam setiap debat termasuk dalam debat yang terakhir dengan meninggalkan podium debat.

"Gibran ini selalu memiliki banyak catatan buruk dalam setiap debat. Tadi malam kembali melanggar aturan dengan keluar dari podium. Masih menggunakan pertanyaan-pertanyaan menjebak dengan istilah-istilah dan singkatan. Itu kan niatnya hanya untuk menjatuhkan lawan. Gibran masih jauh kelasnya dari standar pemimpin nasional," katanya.

Sementara itu, dia menilai Mahfud MD secara konsisten dalam setiap debat menampilkan sosok yang bijak dan penuh pengalaman.

"Seperti debat sebelumnya, Pak Mahfud dalam penampilannya semalam kembali menunjukan bahwa beliau berpengalaman, bijaksana, dan mengerti akan isu-isu yang sedang dibahas," urai Iwan yang merupakan Alumni Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya