Andi menyebut suara-suara lain di media sosial menginginkan Presiden Jokowi fokus menyelesaikan masa jabatan keduanya sampai 20 Oktober 2024, terutama karena banyak persoalan dalam negeri maupun global yang perlu perhatian secara serius.
“Dari krisis ekonomi di Hong Kong, konflik Timur Tengah, sampai harga nikel yang terus turun memerlukan fokus presiden untuk dikerjakan, daripada ‘cawe-cawe’ urusan pemilu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Andi juga merespons terkait wacana pertemuan Mantan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi, Andi mengungkapkan pertemuan itu pasti terjadi setelah Ganjar-Mahfud menang pilpres.
“Sebelum itu, kami fokus pada pemenangan pemilu pada 14 Februari 2024,” tuturnya.
(Awaludin)