Ganjar Pranowo Pasang Badan Bereskan Konflik Proyek Wadas

Giffar Rivana, Jurnalis
Jum'at 26 Januari 2024 00:23 WIB
Ganjar-Mahfud (Foto: MPI)
Share :

 

JAKARTA – Calon Presiden (capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo siap pasang badan untuk membenahi konflik Proyek Stategis Nasional Wadas di Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah.

Ganjar mengatakan, konflik yang terjadi di Wadas berawal dari minimnya sosialisasi pembangunan Bendungan Bener di Desa Guntur, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, ketika Proyek Strategis Nasional (PSN) akan dilaksanakan.

Ganjar pun mengajak diskusi perwakilan masyarakat yang mencerminkan kelompok-kelompok yang ada. Akibatnya, penjelasan teknis pembangunan bendungan tidak disa diberikan, karena warga sudah menolak terlebih dulu.

“Nah, kejadian ramai, polisi turun tangan, diambil lah beberapa orang. Judulnya diamankan. Saat itu, saya lagi jatuh dari sepeda, tangan saya patah, baru keluar dari rumah sakit, cuma sehari saja. Pak Kapolda kontak saya, Pak Gubernur kita mau kumpulkan media, mau media briefing, oh saya datang,” kata Ganjar saat diwawancara ekslusif Pemimpin Redaksi TVOne, Karni Ilyas, Kamis (25/1/2024).

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyampaikan, empat hal pasca bentrokan aparat dan warga.

“Pertama saya bertanggung jawab. Kedua, bebaskan yang diamankan. Ketiga, bertemu dengan penduduk, dan yang keempat kami akan kawal. Dan, saya datang,” lanjutnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah lalu menyediakan bus untuk memulangkan warga yang sempat diamankan polisi, karena tidak mau diangkut dengan mobil Brimob. Bahkan, polisi memberi bingkisan kepada para warga.

“Setelah itu, ramai orang membicarakan itu. Dua tahun lah, dan sampai terakhir itu ada 3 orang yang belum menerima. Yang sudah terima, ada yang buka restoran, buka usaha. Beberapa orang yang dulu saya temui di masjid itu belum terima, sekarang sudah terima, kami bersabar,” lanjut Capres yang berpasangan dengan Cawapres Mahfud MD.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya