Dia menambahkan selain Jokowi, pihak yang selalu menggembor- gemborkan Pilpres satu putaran juga ikut merasakan deg-degan. Sebab pihak tersebut juga tidak bisa membetulkan kalau hasil survei mereka selama ini akan sama di hari pemungutan suara.
"Saya yakin sebetulnya yang degdegan itu berjamaah ini, teman teman yang mengatakan pasti satu putaran itu pasti deg-degan, karena dia sendiri gabisa menentukan tanggal 14 Februari isinya sama dengan survei dia, pasti deg-degan," ucapnya.
(Fakhrizal Fakhri )