Kagum Akan Nilai Sejarah Perjuangan Indonesia, Ganjar: Sjahrir Bilang Jangan Mati Sebelum ke Banda Neira

Achmad Al Fiqri, Jurnalis
Selasa 30 Januari 2024 14:10 WIB
Share :

AMBON - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo kagum akan keindahan Pulau Banda Neira. Kekaguman itu, diutarakan Ganjar usai mengunjungi pulau kecil yang berada di Laut Banda, Selasa (30/1/2024) pagi.

Di sana, capres yang dikenal merakyat itu mengunjungi sejumlah temlay bersejarah, salah satunya tumah pengasingan Sutan Sjahrir dan Mohammad Hatta (Bung Hatta).

"Betul-betul indah, penuh dengan sejarah, menyesal saya tidak bisa menginap di sini karena kondisi pesawat kemarin. Tapi hari ini alhamdulillah bisa sampai pagi hari, melihat kondisi di Banda," kata Ganjar.

Menurutnya, Pulau Banda Neira memiliki nilai sejarah kolonialisme Belanda. Di sana, Ganjar juga mendapat cerita bahwa biji pala memiliki nilai yang tinggi saat itu.

"Dan dalam sejarahnya itu diceritakan, di Eropa itu kalau orang punya pala, maka kehidupannya, derajatnya, naik. Pala fungsinya banyak sekali dan itu dari kita," tutur Ganjar.

Di samping itu, Ganjar juga mengakui bahwa Pulau Banda Neira memiliki sejarah yang besar bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Buktinya, sejumlah tokoh turut menuangkan perjuangan untuk Indonesia seperti Bung Hatta, Sjahrir hinga Des Alwi.

Capres yang didukung Partai Perindo itu pun kagum dengan langkah Bung Hatta yang membuka sekolah untuk pribumi di rumah pengasingannya. Baginya, sikap Hatta menunjukan pentingnya pendidikan untuk memajukan sebuah bangsa.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya