JAKARTA - Seorang pengemudi ojek online (ojol) dilaporkan menjadi korban penganiayaan di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Pelaku penganiayaan diduga merupakan perwira TNI berpangkat kapten.
Penganiayaan itu viral di media sosial. Dari video yang beredar, penganiayaan diduga dipicu kesalahpahaman tujuan pengantaran seorang perempuan ke lokasi terduga pelaku. Dinarasikan korban dipukul menggunakan besi. Akibatnya, korban mengalami luka di pelipis matanya.
Dalam postingan itu, disebutkan bahwa pelaku merupakan anggota Paspampres. Namun, Asisten Intelijen Komandan Paspampres (Asintel Danpaspampres) Kolonel Inf Mulyo Junaidi membantahnya, dan menyebut pelaku dari Denma Mabes TNI.
"Tadi sudah saya cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres, tapi dia anggota Mabes TNI, Denma," ujar Junaidi, Senin (9/2/2026).
Mulyo menambahkan, pihaknya kemudian mencari informasi kebenaran informasi tersebut. Saat ini, kasus tersebut sepenuhnya ditangani Mabes TNI.
"Sudah kami klarifikasi, (terduga pelaku) Kapten Cpm Antoni Anggota Denma Mabes," tegas Mulyo Junaidi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Kembangan. Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Kamis (5/2/2026) lalu.