Untuk mewujudkan itu, Ganjar merasa swasta bakal gamang berinvestasi. Atas dasar itu, ia merasa perlu melibatkan BUMN untuk menjadi pelopor perbaikan tata kelola transportasi di daerah kepulauan.
"Jadi apa? Kapal Pelni ditambah, atau penerbangan perintis masuk dulu sampai kemudian bagus. Negara pelan-pelan keluar, terus kemudian swasta boleh masuk, atau kemudian ya berkolaborasi atau berkompetisi juga boleh," kata Ganjar.
"Itu yang mesti dilakukan dengan potensi yang sehebat ini loh. tadi aja banyak orang dari Inggris dari Belanda yang lagi riset gitu Dia melihat kondisi ini dan membayangkan sekian ratus tahun yang lalu," tandasnya.
(Awaludin)