Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter, Waspadai Dampaknya!

Erfan Erlin, Jurnalis
Jum'at 02 Februari 2024 05:33 WIB
Gunung Merapi (Foto: Ist)
Share :

YOGYAKARTA - Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Kamis (1/2/2024) sore. Kali ini, Gunung Merapi luncurkan Awan Panas Guguran pada pukul 17.41 WIB.

Awan panas guguran ini memiliki Amplitudo max 30 mm, durasi 176.12 detik, jarak luncur 1.800 meter ke arah Barat Daya (Kali Bebeng).

"Arah angin ke Timur. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan," tulis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tehnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Selain itu, Kamis siang juga teramati 4 kali guguran lava ke arah Barat daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter. Aktivitas kegempaan lainnya adalah 15 kali gempa.

Guguran dengan Amplitudo 3-21 mm berdurasi 81.36-128.2 detik dan 3 kali gempa hybrid/Fase Banyak dengan Amplitudo 3-5 mm, S-P 0.4-0.5 detik, Durasi 7.08-8.12 detik.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat juga diminta mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

"Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi, " imbau BPPTKG.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya