KOLAKA - Seorang lansia bernama Asia (54), warga Jalan Bandeng, Kompleks BTN Tahoa, Kelurahan Tahoa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tidak bernyawa di dalam rumahnya pada 10.40 Wita, Jumat (9/1/2024).
Jasadnya telah digerogoti ulat dan membusuk saat dijumpai anaknya putrinya yang datang membesuk.
Humas Polres Kolaka, Aipda Riswandi menjelaskan, wanita lansia itu merupakan seorang pedagang yang tinggal sendiri di rumah kontrakannya di Jalan Bendeng. Tubuhnya sudah membengkak dan diperkirakan sudah meninggal sejak tiga hari lalu.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun harta benda yang hilang. Diduga meninggal akibat sakit," ujarnya kepada MNC Portal.
Kronologi kabar kematian Asia bermula di saat anak korban bernama Asriani yang menetap di Kelurahan Ladongi, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) datang menjenguk. Ia ke Kolaka lantaran sudah tiga hari handphone ibunya tidak bisa dihubungi (non aktif).
Ia pun memutuskan ke Kolaka selama satu jam lebih perjalanan saat meninggalkan rumahnya pada pukul 09.00 Wita. Setiba di kontrakan orangtuanya, ia langsung masuk ke rumah sembari memanggil ibunya, namun tanpa sahutan.
"Diceklah ke dalam kamar dan melihat ibunya sudah membengkak dan dijumpai ulat di beberapa bagian tubuhnya," ujarnya.
Asriani pun lantas mengambil selimut untuk menutupi jasad ibunya dan bergegas berlari ke luar rumah memanggil temannya dan menuju kantor polisi. Usai menerima laporan, Unit Inafis Sar Reskrim Polres Kolaka dikerahkan ke lokasi mengemasi jenazah Asia dan dilakukan visum di Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka.
"Berdasarkan keterangan anaknya, ibunya telah lama mengidap penyakit gula akut dan sering kali mengalami drop," pungkasnya.
(Arief Setyadi )