"Agenda utama dalam delapan bulan kira-kira jabatan saya adalah menjaga kondisi aman dan tentram. Oleh sebab itu agenda penting yang harus saya lakukan adalah harus berkoordinasi dengan tokoh-tokoh kemudian ormas adalah bagian dari komponen bangsa yang harus dipegang erat,"ucapnya.
Adapun alasannya mengunjungi PBNU sehari usai dilantik menjadi Menkopolhukam karena PBNU merupakan ormas yang besar sampai ke daerah-daerah. Dia menyakini PBNU memiliki satu kekuatan yang apabila ada permasalahan-permasalahan yang utamanya adalah memberikan rasa tenang.
"Kita bisa lakukan beberapa kegiatan di lapangan untuk bisa mengajak masyarakat tetap tenang dan oleh Ketum PBNU sempat kami bicarakan. Kita menggunakan kegiatan-kegiatan itu juga untuk mengajak masyarakat agar hatinya tenang, kondisi aman, senyum, tidak gonto-gontoan, kan ini sifat bangsa Indonesia seperti itu,"ucapnya.
Sementara itu, Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf yakin bahwa PBNU mampu untuk membantu pemerintah dalam menjaga kondusifitas masyarakat pasca pemilihan umum (pemilu) 2024.
"Insya allah kami mampu menjaga keadaan yang sudah kondusif keadaan masyarakat ini supaya semua untuk memenuhi hajat untuk mengatasi masalah-masalah. PBNU siap kerjasama dan upayakan dalam jaga kondusifitas,"tuturnya.
(Khafid Mardiyansyah)