Perihal isu KUA, Antonius mengaku masih akan mencermati secara detail maksud dan tujuan wacana tersebut apakah akan lebih banyak menyebabkan mudarat atau justru banyak manfaatnya.
"Jika (pencatatan pernikahan) bergabung dengan KUA kita belum tahu konsekuensinya, Romo Heri kemarin menanggapi di KWI terkait pencatatan di KUA. Kita masih sedang mengkaji dan menunggu berdialog dengan Kementerian Agama," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Kantor Urusan Agama (KUA) rencananya akan menjadi tempat menikah semua agama.
Yaqut mengklaim pemerintah ingin memberikan kemudahan bagi warga non-muslim yang selama ini mencatatkan pernikahannya di catatan sipil (Dukcapil).
"Kita kan ingin memberikan kemudahan. Masa nggak boleh memberikan kemudahan kepada semua warga negara?" ujar Yaqut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/2/2024) lalu.
Yaqut berpendapat KUA adalah etalase Kementerian Agama yang merupakan kementerian untuk semua agama. Meski demikian Yaqut menyebut pihaknya sedang membicarakan tentang prosedur pernikahan di KUA untuk semua agama.
Mekanisme hingga regulasi disebut Menag Yaqut sedang dalam tahap pembahasan dengan melakukan revisi regulasi perundang-undangan.
(Fakhrizal Fakhri )