Sedangkan, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) sejauh ini juga diprediksi lolos parlemen lantaran suara yang diperoleh di atas 4 persen.
Sebaliknya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai partai politik petahana, sampai rekapitulasi suara berjenjang di 69 Dapil ini, baru memperoleh 4.669.068 suara (3,82%). Dengan persentase ini, partai berlambang Ka'bah masih membutuhkan suara di sisa Dapil yang belum dilakukan rekapitulasi agar bisa mencapai ambang batas minimal parlemen atau parlementiary threshold sebesar 4 persen.
BACA JUGA:
Sedangkan, partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai parpol yang sempat mencuri perhatian karena diprediksi akan lolos ke Senayan, nyatanya belum mampu untuk melampaui ambang batas parlemen. Pasalnya, partai yang dipimpin putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini hanya memperoleh suara sah nasional sebesar 3.402.847 suara atau dengan persentase 2,79 persen.
Dengan demikian, hingga Minggu (17/3/2024) malam ini, tercatat masih ada 15 Dapil dari lima provinsi yang belum dilakukan rekapitulasi berjenjang tingkat nasional. Dengan rincian sebagai berikut; Papua (1 dapil), Papua pegunungan (1 dapil), Papua Barat daya (dapil), Maluku (1 dapil) dan Jawa barat (11 dapil).
(Salman Mardira)