Jejak Sunan Giri Sebarkan Islam Lewat Perdagangan hingga Dirikan Pesantren

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 21 Maret 2024 09:16 WIB
Sunan Giri (Foto: istimewa)
Share :

JAKARTA - Raden Paku menjadi nama asli dari Sunan Giri, salah satu penyebar agama Islam Sekaligus Wali Songo di Pulau Jawa. Sosok Sunan Giri sebagai anak angkat bangsawan dan putra kandung ulama besar, sekaligus memiliki hubungan saudara dengan Sunan Ampel menjadikan Sunan Giri muda yang masih bernama Raden Paku tergolong istimewa.

Ketika muda, Sunan Giri juga ikut membantu sang ibu angkatnya Nyai Gede Pinatih untuk berdagang selagi sambil menyebarkan agama islam. Jalur perdagangan menjadi jalur yang dipilih oleh Sunan Giri untuk menyebarkan agama Islam.

Namun waktu demi waktu dirasa Sunan Giri kurang maksimal dalam menyiarkan agama Islam. Ia pun merasa kurang puas dengan penyebaran agama Islam sambil berdagang yang dilakukannya. Sebab para murid yang ikut dirinya tidak mendapat pelajaran rutin mengenai agama darinya langsung.

Dikutip dari buku "Sunan Giri" karya Umar Hasyim sang santri Sunan Giri merasa kurang nyaman bila tak ditunggui gurunya tersebut. Dari sanalah Raden Paku berniat mendirikan suatu pesantren pada suatu tempat yang nantinya dihuni secara tetap.

Hal itu membuat Raden Paku memutuskan meninggalkan dunia pelayaran dan perdagangan. Hal ini juga didukung oleh sang ibu angkatnya Nyai Gede Pinatih, karena memang dunia perdagangan dan pelayaran itu kurang begitu menarik hati Raden Paku.

Tetapi sebelum mencari tempat untuk mendirikan sebuah pondok pesantren, Sunan Giri terlebih dahulu pergi ke suatu tempat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Raden Paku atau Sunan Giri melakukan tafakur menyepi dari aktivitas dunia meminta petunjuk kepada Allah SWT.

Selama 40 hari 40 malam itulah Raden Paku bertafakur di sebuah tempat yang kini masuk wilayah Kabupaten Gresik. Konon wilayah itu saat ini masuk Desa Kembangan dan Kebomas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya