Minimarket di Simalungun Disatroni Perampok, Satu Karyawan Ambruk Ditusuk

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis
Jum'at 22 Maret 2024 22:45 WIB
Illustrasi (foto: dok freepik)
Share :

SIMALUNGUN - Sebuah minimarket di Jalan Anjangsana Huta 4 Nagori Karangsari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, disatroni perampok pada Kamis malam, 21 Maret 2024.

Tidak ada barang berharga yang berhasil dibawa kabur dalam perampokan itu. Namun perampok sempat menyerang seorang pekerja dengan pisau hingga terluka di bagian jari dan pergelangan tangan.

Kapolsek Bangun, Iptu Esron Siahaan, mengatakan pekerja yang menjadi korban dalam insiden perampokan itu adalah Fitra Awaluddin (27). Saat itu, dia bersama rekan kerjanya, Sulis Endartini (23) dan Sri Pantun Ariani (25) sedang melakukan penutupan toko. Tiba-tiba, pelaku yang menggunakan helm hitam masuk ke toko.

Pelaku yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna terang dan celana panjang berwarna gelap itu langsung mendekati Fitra Awaluddin, menuntut untuk diberi tahu di mana uang disimpan. Awaluddin menjawab bahwa uang tersebut berada dalam brankas yang kuncinya dipegang oleh pejabat Alfamart.

"Tidak mendapatkan apa yang diinginkannya, pelaku langsung mengeluarkan pisau dan menyerang Awaluddin. Awaluddin berhasil menangkis beberapa serangan, namun terluka di sebagian jari dan pergelangan tangan kiri," kata Iptu Esron, Jumat (22/3/2024).

Saksi mata, Sulis Endartini, berusaha mencari bantuan dengan berteriak minta tolong. Aksi Sulis menyebabkan pelaku panik dan melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Vario tanpa nomor polisi yang diparkir di depan gerai.

"Begitu pelaku lari, pekerja lain dibantu warga kemudian melarikan korban Fitra Awaluddin ke rumah sakit. Saat ini dia sedang dirawat di Rumah Sakit Horas Insani Kota Pematangsiantar karena luka yang dideritanya," sambung Esron.

Esron menyebutkan, saat ini Polisi telah melakukan beberapa langkah investigasi termasuk menerima laporan dari korban, menggambar sketsa TKP, dan mencatat kesaksian dari saksi-saksi.

"Rencana tindak lanjut termasuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi dan korban, serta upaya pencarian atau memburu dan penangkapan pelaku," sebutnya.

Keberanian para karyawan dan reaksi cepat dari masyarakat setempat dalam mencoba menghadapi pelaku jelas menunjukkan solidaritas dan kesadaran keamanan yang tinggi di antara warga Simalungun.

"Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan segala aktivitas mencurigakan, sembari menjamin akan melakukan segala yang diperlukan untuk menangkap pelaku dan memastikan keamanan untuk semua," tukasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya