Namun, dalam momen yang menentukan, Raden Wijaya menggunakan kecerdikannya untuk mengelabui kejaran musuh. Dia berhasil membuat Kebo Mundarang terganggu sehingga mereka dapat melarikan diri dari kejaran itu.
Setelah singkat beristirahat, Raden Wijaya membagikan cawat geringsing kepada pengikutnya, menguatkan semangat mereka untuk melanjutkan perjuangan. Pada sore hari, saat pasukan Kediri sedang merayakan kemenangan, mereka diserang secara tiba-tiba oleh pasukan Singasari di bawah pimpinan Raden Wijaya.
Pertempuran berkecamuk dengan hebat, dan banyak nyawa melayang dari kedua belah pihak. Meskipun terjadi banyak kerugian, pasukan Singasari berhasil merebut kembali kejayaan mereka di pura Singasari.
Setelah pertempuran itu, pasukan Singasari di bawah pimpinan Raden Wijaya memutuskan untuk meninggalkan kota untuk sementara waktu, menghindari kejaran musuh yang mungkin akan datang kembali. Mereka memilih untuk melarikan diri ke utara, menuju Sumenep, dalam upaya untuk mencari perlindungan dari Arya Wiraraja, seorang bupati di wilayah tersebut.
(Arief Setyadi )