Di sisi lain Eddy menjelaskan, pihaknya tetap memberlakukan ganjil-genap kendaraan untuk membatasi volume kendaraan.
"Gage tetep berlaku karena itu salah satu dari pembatasan pelaksanaan rekayasa kita, kalau kita tidak melakukan pembatasan dengan gage tentunya volumenya besar kapasitasnya kurang, pasti akan terjadi kepadatan yang lebih," katanya.
"Dan ini tidak kita kehendaki, pemudik yang lain juga menghendaki supaya bisa berjalan dengan aman dan lancar serta selamat sampai kota tujuan," sambungnya.
(Awaludin)