Kisah Sunan Bonang Ditantang Adu Kesaktian dengan Tokoh Agama India

Arief Setyadi , Jurnalis
Kamis 11 April 2024 09:10 WIB
Sunan Bonang (Foto: Wikipedia)
Share :

JAKARTA - Legenda tentang kesaktian Sunan Bonang, salah satu Wali Songo, telah tersebar luas bahkan di luar negeri pada masa itu. Tak mengherankan jika seorang brahmana dari India merasa tertantang untuk menguji kesaktiannya melawan seorang penyebar agama Islam di Pulau Jawa.

Brahmana itu ingin tahu tentang strategi penyebaran agama Islam yang mampu menggeser dominasi Hindu setelah berabad-abad berkembang di Pulau Jawa. Kecurigaan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemuka agama Hindu dari India terkait kemungkinan agama Islam mengambil alih dominasi Hindu di Jawa.

Suatu hari, seorang brahmana dari India berlayar menuju Tuban untuk bertemu Sunan Bonang. Ia membawa sejumlah buku tentang agama dan ilmu pengetahuan.

Dikutip dari buku "Sunan Bonang Wali Keramat: Karomah, Kesaktian, dan Ajaran-Ajaran Hidup Sang Waliullah" karya Asti Musman, brahmana tersebut berencana untuk mengajak Sunan Bonang berdebat. Namun, perjalanan mereka terhenti ketika kapal yang ditumpanginya tenggelam karena terjangan ombak.

Beruntung, brahmana itu selamat dan terdampar di pantai dalam keadaan pingsan. Ketika ia sadar, ia melihat seseorang berjubah putih mendekatinya. Tanpa menyadari bahwa orang tersebut adalah Sunan Bonang, brahmana itu memperhatikan dengan seksama.

Brahmana itu menjelaskan bahwa ia hendak berdebat dengan Sunan Bonang, tetapi sayangnya buku-bukunya hilang dalam kejadian kapal tenggelam. Sunan Bonang, yang kemudian terungkap sebagai pria berjubah putih tersebut, mengeluarkan tongkatnya.

Air tawar kemudian memancar dari lubang tempat tongkat itu ditanam, dan secara ajaib buku-buku brahmana itu muncul dari laut, masih utuh dan kering.

Sunan Bonang menunjukkan buku-buku itu kepada brahmana tersebut, yang mengakui bahwa itu adalah buku-bukunya. Lubang tempat tongkat itu ditancapkan kemudian menjadi sumber air tawar yang disebut Sungai Brumbung, yang masih digunakan oleh penduduk sekitar hingga saat ini.

Melihat keajaiban tersebut, brahmana tersebut menyadari bahwa pria berjubah putih di depannya adalah Sunan Bonang yang ia cari. Ia pun memohon maaf atas kelancangannya dan meminta agar diterima sebagai murid Sunan Bonang.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya