Djayadi menekankan keberanian Kejaksaan dalam menangani kasus-kasus korupsi yang besar memunculkan dukungan luas dari masyarakat. Salah satu contohnya kasus korupsi di PT Timah, yang menyebabkan kerugian mencapai Rp271 triliun.
"Keberanian Kejaksaan dalam mengusut kasus-kasus high profile, menimbulkan kerugian besar, supersize, tentu memunculkan dukungan dan kepercayaan publik,” pungkasnya.
Survei dilaksanakan pada periode 7-9 April 2024. Survei tersebut melibatkan 1.213 responden yang dihubungi melalui telepon, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
(Arief Setyadi )