Mengenang Proklamasi Kalimantan, Reaksi Keras atas Perjanjian Linggarjati

Farhan Muhammad Gunawan, Jurnalis
Jum'at 17 Mei 2024 07:01 WIB
Monumen Proklamasi Kalimantan (Foto: Situsbudaya.id)
Share :

PROKLAMASI Kalimantan pada 17 Mei 1949, salah satu peristiwa penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Para pejuang di Kalimantan memproklamasikan bahwa Kalimantan bagian tak terpisahkan dari Republik Indonesia. Ini perlawanan tegas terhadap Perjanjian Linggarjati.

Perjanjian Linggarjati ditandatangani oleh perwakilan Indonesia dan Belanda pada 25 Maret 1947 di Desa Linggarjati, Jawa Barat. Perjanjian ini adalah langkah awal dalam proses panjang menuju pengakuan kemerdekaan Indonesia dan penyelesaian konflik dengan Belanda.

Proklamasi Kalimantan dibacakan oleh Gubernur Tentara Angkatan Laut RI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, Letkol Hassan Basry.

Pada saat pembacaan Proklamasi Kalimantan diwarnai upacara khsusu dengan menaikkan bendera merah putih. Ahmad Kusasi menjadi komandan upacara. Sementara itu Abbas Basri dan Kardi bertindak sebagai penggerek bendera.

Proklamasi Kalimantan menjadi wujud komitmen kesetiaan terhadap Proklamasi 17 Agustus 1945 yang lebih dahulu ditegaskan oleh Soekarno dan Hatta. Selain itu, Proklamasi 17 Mei 1949 tersebut juga menjadi pernyataan bahwa rakyat menginginkan republik yang merdeka, bukan di bawah naungan Belanda.

Berikut isi Proklamasi Kalimantan:

Proklamasi

Merdeka

Dengan ini kami rakyat Indonesia di Kalimantan Selatan, mempermaklumkan berdirinya pemerintahan Gubernur Tentara dari “ALRI” melingkungi seluruh daerah Kalimantan Selatan menjadi bagian dari Republik Indonesia, untuk memenuhi isi proklamasi 17 Agustus 1945 yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Hal-hal yang bersangkutan dengan pemindahan kekuasaan akan dipertahankan dan kalau perlu diperjuangkan sampai tetes darah yang penghabisan.

Tetap merdeka!

Kandangan, 17 Mei 1949

Atas nama rakyat Indonesia di Kalimantan Selatan gubernur tentara Hassan Basry.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya