Suherman menekankan pentingnya Pendidikan Pancasila untuk memperkuat ideologi negara serta mengembangkan pengetahuan, pengalaman, dan strategi pembelajaran yang efektif. Menurutnya, keberagaman budaya, agama, dan suku di Sumatera Utara adalah kekayaan yang harus dipelihara melalui Pendidikan Pancasila.
"Melalui Pendidikan Pancasila kita dapat membangun masyarakat yang inklusif toleran dan harmonis dengan demikian kita dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.
Ditambahkan Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP, Prakoso, menyatakan bahwa BPIP terus berupaya menginternalisasikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila. Salah satunya adalah lewat BTU Pendidikan Pancasila.
"Upaya ini kita terus bekerja sama dengan berbagai sektor salah satunya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi," katanya.
Prakoso berharap implementasi BTU Pendidikan Pancasila ini dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, karakter Pancasila, dan keterampilan siswa, untuk mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi BPIP serta narasumber dari internal dan eksternal BPIP, serta ratusan tenaga pendidik di Provinsi Sumatera Utara.
(Arief Setyadi )