Pluralisme di Masa Kerajaan Pajajaran saat Raja Prabu Siliwangi Nikahi Wanita Islam

Avirista Midaada, Jurnalis
Minggu 19 Mei 2024 06:49 WIB
Raja Padjajaran, Prabu Siliwangi (foto: dok wikipedia)
Share :

Puncaknya ketiga Prabu Siliwangi menikah dengan seorang perempuan yang berbeda agama. Perempuan ini beragama Islam, dan membuahkan tiga orang anak. Anak pertama bernama Cakrabuana, kedua putri bernama Lara Santang, dan ketiga seorang laki-laki bernama Kian Santang.

Ketiga anaknya ini bahkan memilih mengikuti agama ibunya yakni agama Islam. Tetapi hal itu sama sekali tak dipermasalahkan oleh Prabu Siliwangi yang bernama asli Sri Baduga Maharaja. Sejak awal Prabu Siliwangi memang sudah ada kesadaran masing-masing bahwa memberi kebebasan kepada anak untuk menentukan agamanya sendiri.

Ketika Lara Santang beranjak dewasa, tumbuh sempurna, kemudian ia menikah dengan Maulana Sultan Mahmud, seorang bangsawan dari Arab, yang kemudian melahirkan dua anak laki-laki bernama Syarif Hidayatullah dan Syarif Nurullah. Naskah Nagara Kretahbumi menceritakan bahwa di tanggal 12 bagian terang, bulan Caitra, tahun 1404 saka, telah memutuskan berhenti mengirimkan upeti yang seharusnya disetorkan ke Pakuan setiap tahunnya.

Secara resmi kemudian Pangeran Cakrabuana dijadikan raja merdeka oleh kakeknya di Cirebon Girang. Wilayah ini termasuk di bawah kekuasaan Sunda-Pajajaran. Syarif Hidayat telah diberi hak oleh pihak Pakuan dalam menentukan kebijakan rakyatnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya