PPP Gagal Masuk Parlemen, Kader Dorong Muktamar Dipercepat

Achmad Al Fiqri, Jurnalis
Jum'at 14 Juni 2024 20:53 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kegagalan PPP menembus parlemen di Pemilu 2024 mendapat sorotan dari kader partai berlambang partai kakbah itu. Seperti Ka'bah Institute yang mendorong agar pemilihan ketua umum PPP dipercepat.

Politisi senior PPP Anwar Sanusi mendorong Plt Ketua Umum PPP Mardiono agar segera melakukan percepatan muktamar sebagai upaya untuk mengkonsolidasikan seluruh elemen ditubuh PPP.

"Muktamar itu bukanya hanya soal pergantian pimpinan tapi konsolidasi, dan konsolidasi itu butuh waktu untuk menggerakkan mesin partai hingga akar rumput," kata Anwar dalam keterangannya dikutip, Jumat (14/6/2024).

Sebagai partai warisan ulama, ia berkata, PPP tidak boleh hilang atau tinggal sejarah. Sebab itu, kata dia, PPP harus segera lakukan percepatan muktamar supaya konsolidasi bisa jalan dan bisa recovery lagi.

"Berkaca dari pengalaman sebelumnya dari jaman Buya Ismail Hasan Metareum, Hamzah Haz, Surya Darma Ali, muktamar selalu dilaksanakan lebih awal. Jadi acuan untuk mempercepat muktamar itu ada landasan rasionalnya dan bisa dipertanggung jawabakan," terang Anwar.

Anwar menilai, Mardiono telah gagal membawa PPP menuju senayan karena hanya mendapatkan suara 3,87 persen dan tidak memenuhi ambang batas parlemen threshold yaitu 4 persen.

"Tentu ini harus menjadi evaluasi kita bersama agar di pemilu selanjutnya PPP bisa on the track lagi," ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya