Ciptakan 10 Ribu Pengusaha Baru, Ahmad Ali-AKA Ingin Atasi Kemiskinan di Sulteng 

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Sabtu 28 September 2024 09:41 WIB
Cagub Sulteng Ahmad Ali (Foto: istimewa/Okezone)
Share :

"Kawasan Ekonomi Khusus Palu dapat diubah menjadi Kawasan Khusus Agroindustri sebagai rantai pasok industri dan logistik ketimbang logam dasar. Solusi Sulteng Incorporated dapat tercipta jika kewirausahaan muncul ketimbang pemburu rente yang gentayangan di setiap pemerintahan baru di daerah," tutur Ahlis.

Sebelumnya, untuk mengatasi kemiskinan ekstrim dan menghadapi bonus demografi di Sulteng, Cawagub Sulteng Abdul Karim Aljufri (AKA) mengajak nongkrong anak muda untuk mengembangkan kreatifitas, inovasi dan menjadi bagian dari upaya mencetak 10 ribu wira usahawan baru.


“Kelak ketika Kak Ahmad Ali dan saya dipercaya warga Sulteng untuk memimpin, saya mengajak anak-muda Sulteng untuk “nongkrong bareng” di sentra kreatif, untuk berkolaborasi bersama dan menjadi bagian dari 10 ribu wirausahawan baru dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Sulteng,” ujar pasangan yang mendapatkan nomor urut 1 dalam Pilkada Sulteng 2024.

AKA, begitu sapaan Koordinator Regional Sulawesi DPP Gerindra itu menjelaskan sentra kreatif akan menyediakan kebutuhan mulai dari data kebijakan pemerintah daerah, potensi di Sulteng yang bisa dimaksimalkan untuk usaha, akses permodalan, incubator bisnis, mentoring hingga pelatihan wirausaha baru. 

Sentra ini juga akan memberikan akses terhadap investasi dan dana hibah yang memudahkan investasi swasta dan program hibah untuk startup. Infrastruktur dan fasilitas pusat kreatif dan co-working space, yaitu ruang kerja bersama dan fasilitas teknologi untuk mendukung startup, akan dihadirkan guna mendukung pegembangan anak muda.

"Ide-ide hebat akan lebih banyak muncul. Di sentra ini akan kita hadirkan juga anak muda yang ahli di bidang content creator, fotografer atau videographer, reseller online shop, pemilik usaha makanan atau minuman kekinian. Ini bisa diserap anak muda yang kumpul, dan menciptakan lapangan kerja yang sesuai generasi mereka," kata AKA.

AKA mengatakan ide dan gagasan anak muda serta keinginan menjadi wirausahan baru didasarkan adanya bonus demografi yang besar yang dimiliki Sulawesi Tengah. Ia lebih memilih melihat bonus demografi ini sebagai keuntungan (Windows of opportunity) bagi Sulteng ketimbang menjadi beban daerah. 
 

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya