Ketika ditanya tentang tanggapan terhadap Iran, Biden mengatakan itu masih dalam diskusi aktif. Dia berencana berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, sebelumnya menyebut serangan Iran sebagai eskalasi serius dan menegaskan bahwa akan ada konsekuensi berat atas tindakan tersebut. Ia juga mengatakan bahwa AS akan bekerja sama dengan Israel untuk memastikan hal itu terjadi. Sullivan tidak merinci apa saja konsekuensi tersebut, tetapi tidak meminta Israel untuk menahan diri, seperti yang dilakukan AS setelah serangan Iran sebelumnya pada bulan April.
2. Inggris
Menyadur BBC, Menteri Pertahanan John Healey mengatakan bahwa Inggris terlibat dalam mendukung Israel setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke arah negara tersebut. Healey yang berada di Siprus untuk mengunjungi personel militer, menyebut bahwa pasukan Inggris berperan dalam upaya mencegah eskalasi lebih lanjut pada hari Selasa (1/10). Dia juga menambahkan bahwa jet-jet Angkatan Udara Kerajaan Inggris atau Royal Air Force (RAF) siap untuk menghadapi target Iran jika dibutuhlan.
Jet-jet militer Inggris tidak menembak jatuh rudal balistik Iran, dan kapal perusak HMS Duncan tidak meluncurkan misil Sea Viper-nya. Para ahli militer menyebut bahwa jet RAF Typhoon tidak dirancang untuk menembak jatuh rudal balistik. Namun, Inggris kemungkinan memberikan data intelijen, pengawasan, atau pelacakan dalam serangan tersebut.
Healey mengatakan bahwa jet RAF Typhoon sudah di udara saat Iran mulai menyerang pada Selasa malam. Mereka berperan dalam mencegah eskalasi lebih lanjut dan menunjukkan dukungan Inggris yang kuat terhadap hak Israel untuk mempertahankan diri. Ketika ditanya mengapa Jet Typhoon tidak menyerang target, dia menjelaskan bahwa serangan kali ini berbeda dibandingkan dengan insiden di bulan April, dan Israel telah menangani serangan tersebut dengan sistem pertahanannya.
3. Prancis
Menurut Financial Times, Prancis mengklaim telah memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat sistem pertahanan Israel, sehingga dapat menangkal serangan rudal yang diluncurkan oleh Iran. Sistem pertahanan udara Israel, yang dikenal sebagai sistem berlapis, berhasil mencegat sebagian besar rudal yang diluncurkan terhadap negara tersebut.